Nama kita sama. Hanya saja kamu Sevi dan saya adalah Septiani. Sering orang menyingkatnya menjadi Ikasev dan Ikasep. Saya lupa kapan pertama kali kita bertemu (kata-kata favorit Ika untuk mengawali cerita). Sepertinya di event Ramadhan di Kampoeng, hehe. Saya mengenalmu sebagai seorang pribadi yang teguh, tegas, dan selalu serius (hehe). Masalah usia, jelas banyak saya. Hal yang paling saya ingat dari kamu adalah perkara Al Qur’an di bulan Ramadhan entah tahun kapan. Ditengah hecticnya panitia memikirkan konsep acara, kamu bilang “mbak aku belum baca Qur’an hari ini. Aku udah kangen.” Seketika saya malu pada diri mbak sendiri. Hari itu sudah dapat berapa juz Al Qur’an ya. Semua hanya larut dalam kepanitiaan. Padahal esensi Ramadhan adalah perbanyak amalan, bukan hanya fokus kepanitiaan. Terlepas dari kejadian itu, kita sering sekali bertemu. Maklum, kami ini satu desa, satu organisasi (di FARISKA, Rohis SMA/K/MA Kab. Klaten), satu yayasan organisasi dan satu satu yang lainnya...
Saya percaya, mengabadikan momen itu paling asyik lewat foto dan tulisan Selamat memaknai 🌹