Menulis. Aktifitas yang seringkali saya cantumkan di
kolom “hobby” dalam saat pengisian formulir. Membaca juga. Rasa-rasanya mereka
adalah angan-angan semu yang selalu saya harapkan menjadi nyata. Berbicara
mengenai keduanya, saya jadi ingin flashback
beberapa tahun lalu saat masih di SMP. Saya adalah anak yang rajin membaca
novel, lalu menulis diary hingga pada akhirnya saya simpan rapat-rapat.
Tapi
entah mengapa semenjak kuliah ini, saya menjadi malas. Malas baca buku apapun,
bahkan novel sekalipun. Kesibukan hanya terpaku pada caption menarik di media
sosial. Astagfirullah, jangan ditiru
ya. Padahal, jika kita mau berkaca dan menengok sebentar, ada banyak sekali
manfaat ketika kita mau membaca dan menulis. Membaca layaknya merekam dan
menulis adalah penguatan hasil perekaman,
Lalu sebuah pertanyaan muncul. Untuk apa saya posting coretan
ini?
Jawabannya sederhana. Di hari ini saya kembali.
Berbagi cerita dan pengalaman di blog yang lama telah saya tinggalkan. Entah
kapan terakhir kali saya meng – upgrade tulisan
saya di blog mungil ini. Barangkali hari ini, di hari Kamis, di tanggal yang
banyak orang menyebutnya manis, menjadi awalan yang baik untuk kembali.
Memaknai kata kembali.
Menurut KBBI, kembali memiliki
makna balik
ke tempat atau ke keadaan semula.
Kemana kita bermula, disitulah kita akan kembali. Saya ingin
menghidupkan nafas baca dan tulis saya yang telah lama temaram ini, sehingga
kembali mengaktifkan blog ini adalah salah satu cara merealisasikan apa yang
ada dalam kotak mimpi.
Tulisan saya belum bagus, hanyalah coretan curhat yang
ingin saya kemas rapi agar menarik untuk dibaca.
Wahai para pembaca yang budiman
Semoga bermanfaat
Ika Septi
Klaten, 11 Januari 2018

Komentar
Posting Komentar